Rabu, 11 April 2012

Adjective Clause Connector

Sebuah klausa kata sifat yang mendeskripsikan kata benda. Karena klausa tersebut adalah kata sifat, maka klausa diposisikan langsung setelah kata benda yang mendeskripsikan.


Dalam contoh pertama, ada dua klausa: This adalah subjek dari kata kerja is, dan I adalah subjek dari kata kerja want. That adalah konektor klausa kata sifat yang menghubungkan dua klausa, dan klausa kata sifat that I want to buy mendeskripsikan kata benda house.
Dalam contoh kedua, ada juga dua klausa: house adalah subyek dari kata kerja is, dan I adalah subjek dari kata kerja want. Dalam kalimat ini juga, That adalah konektor klausa kata sifat yang menghubungkan dua klausa, dan klausa kata sifat that I want to buy mendeskripsikan kata benda house.

Contoh berikut menunjukkan bagaimana pola-pola kalimat dapat diuji pada bagian Struktur dari tes TOEFL.

contoh

Para _____ pekerjaan mulai kemarin agak sulit.
(A) ketika
(B) adalah
(C) setelah
(D) bahwa ia

Dalam contoh ini, Anda akan melihat dengan cepat bahwa ada dua klausa: job adalah subyek dari kata kerja was, dan kata kerja started membutuhkan subjek. Karena ada dua klausa, konektor juga diperlukan. Jawaban (A) dan (C) memiliki konektor, tetapi tidak ada subjek, jadi jawaban ini tidak benar. Jawaban (B) perubahan started menjadi kata kerja pasif, dalam hal ini kalimat akan memiliki satu subjek dan dua kata kerja, sehingga jawaban (B) adalah tidak benar. Jawaban terbaik untuk pertanyaan ini adalah jawaban (D). Kalimat yang benar seharusnya: The job that he started yesterday was rather difficult. Dalam kalimat ini job adalah subjek dari kata kerja was, He adalah subyek dari kata kerja started, dan that adalah konektor yang menghubungkan dua klausa.

Tabel berikut ini berisi konektor klausa kata sifat dan pola kalimat digunakan dengan konektor tersebut.


Noun Clause Connector/Subjects

Pada skill sebelumnya (Skill 7) A noun clause connector (whom, what dan which) hanya berfungsi sebagai connector.

Di skill 8 (Noun clause connector/subject), Noun Clause Connector tidak hanya berfungsi sebagai Connector tapi pada saat yang bersamaan juga berfungsi sebagai Subject. Perhatikan kalimat di bawah ini:

Analisa:

Pada kalimat pertama terdapat dua kalimat/klausa: I know dan what happened yesterday. Kedua kalimat ini di hubungngakn oleh Connector what.


Pada kalimat ke dua (what happened yesterday) dari kedua contoh di atas. What juga berfungsi sebagai Subject dari kalimat tersebut. Sedangkan happened berfungsi sebagai verb.

Perhatikan contoh di bawah ini.

The company was prepared for ________ happened with the economy.

(A) it
(B) the problem
(C) what
(D) when

Analisa:
  • Kalimat diatas memiliki dua buah klausa yaitu "The company was prepared for" dan " ........... happened with the economy.
  • Klausa ke dua "................happened with the economy" kurang lengkap karena belum memiliki subject sekaligus connector yang berfungsi menghubungkan kedua kalimat.
  • Jawaban yang tepat adalah what (c) karena ini bisa berfungsi sebagai Subject dan connector.
Chart dibawah ini menunjukan bagaimana Noun clause connectors/subject di gunakan dalam kalimat.



Sumber : http://www.toeflskill.com/2011/02/toefl-structure-skill-8-noun-clause.html

Noun Clause Connectors

Sebuah klausa nomina adalah klausa yang berfungsi sebagai kata benda, karena fungsi klausa kata benda sebagai kata benda, dapat digunakan dalam sebuah kalimat sebagai obyek kata kerja (jika mengikuti kata kerja) atau objek preposisi (jika berikut preposisi). Pelajari klausa dan konektor dalam kalimat berikut.

I don't know why he said such things
I don't know about why he said such things

Dalam contoh pertama, ada dua klausa, I don’t know dan he said such things. Kedua klausul bergabung dengan konektor why. Why mengubah klausul dia mengatakan hal-hal tersebut menjadi klausa nomina yang berfungsi sebagai objek dari kata kerja don’t know.

Dalam contoh kedua, kedua klausa I am thinking and he said such things juga bergabung dengan konektor why. Why mengubah I am thinking tersebut menjadi klausa nomina yang berfungsi sebagai objek preposisi .

Contoh

1. I am not sure.

2. Where can I go to London?
What should I do for her?
How long have you studied TOEFL?
How much has she gained her weight?
Who is she?

Kalau kedua digabung, menjadi:
  • I am not sure where I can go to London.
  • I am not sure what I should do for her.
  • I am not sure how long you have studied TOEFL.
  • I am not sure how she has gained her weight.
  • I am not sure who she is.
Kalau WH-Questionnya menggunakan Modal (Can, Will, Would, Might, Should, etc), maka modal tersebut harus di letakan setelah kata kerja (Verb).

Kalau WH-Questionnya menggunakan To Be (am, is, are, was, were) maka To Be tersebut di letakan setelah Subject.

Kalau WH-questionnya dalam bentuk Present Perfect atau Past Perfect, maka Have, Has dan Had di letakan setelah Subject.

Itulah beberapa cara bagaimana menggabungkan dua buah kalimat/clause jika clause/kalimat yang kedua adalah wh-questions.

Hal-hal diatas harus bisa kita lakukan karena ini relevan dengan skill 7. A noun clause adalah clause/kalimat yang berfungsi sebagai NOUN. Karena Noun Clause berfungsi sebagai Noun, maka fungsinya pada kalimat bisa sebagai object of verb (object dari kata kerja) dan object of preposition (Object dari Preposisi/kata depan).

Sumber : http://www.toeflskill.com/2011/02/toefl-structure-skill-7-noun-clause.html

Adverb Clause Connector

Bukan hanya pada kalimat yang memakai verb yang membutuhkan penghubung tapi kalimat ber-adverb pun begitu. Beberapa adverb connector yang sering dipakai sebagai berikut :


Sebagai contoh perhatikan 2 kalimat berikut :

He is tired because he has been working so hard.
Because he has been working so hard, he is tired.

Analisa:

Di masing-masing contoh kalimat di atas terdapat dua buah klausa/kalimat:
  1. He is tired
  2. He has been working hard
Kedua klausa/kalimat diatas tentunya membutuhkan connector untuk menyambungkan mereka dan mempunyai arti. Connector yang tepat adalah because. Sehingga kalimatnya menjadi
  • He is tired because He has been working hard, or
  • Because he has been working hard, he is tired.
Kalau Connectornya berada di tengah-tengah, maka tidak membutuhkan koma tapi kalau connectornya ada di awal kalimat, maka di butuhkan koma.

Contoh dibawah ini menunjukan bagaimana Adverb Clause Connector biasa di tes di Structure Section dari TOEFL test.


Example

_____ arrived at the library, he started to work immediately.

(A) The student
(B) When
(C) He
(D) After the student

Analisa:
  • Dari dua klausa/kalimat diatas, kalimat pertama ".....arrive at the library" belum memiliki Subject tapi sudah memiliki Verb. Sedangkan kalimat kedua sudah memiliki Subject, he, dan Verb, started.
  • Tidak juga ada juga Connector untuk menghubungkan kedua kalimat tersebut.
  • Jawaban terbaik adalah (D) karena ada subject, the student, untuk melengkapi kalimat arrive, dan connector, when, untuk menghubungkan kedua kalimat tersebut.

Sumber : http://www.toeflskill.com/2011/02/skill-5-adverb-clause-connectors.html

Coordinate Connector

Yang dimaksud dengan Coordinate Connector adalah AND, BUT, OR, or SO.

Banyak kalimat dalam Bahasa Inggris yang terdiri dari dua klausa ( Klausa adalah kelompok kata yang paling sedikit terdiri dari satu Subject dan satu Verb (Predikat).

Ketika ada dua kalimat dalam Bahasa Inggris, kita harus menggabungkannya dengan benar. Salah satu cara untuk menggabungkan dua buah kalusa adalah dengan menggunakan AND, BUT, OR, or SO.

Contoh:
  1. The sun was shining and the sky was blue.
  2. The sky was blue, but it was very cold.
  3. It may rain tonight, or it may be clear.
  4. It was raining outside, so I took my umbrella.
Analisa:
  • Keempat kalimat diatas terdiri dari dua klausa dan semuanya di hubungkan dengan sebuah Coordinate Coonector dan sebuah Comma.
Contoh berikut ini akan menunjukan bagaimana Coordinate Connector di Tes di Structure Questions pada TOEFL Test.

Contoh:

I forgot my coat, ____ I got very cold.

(A) then
(B) so
(C) later
(D) as a result

Analisa:
  • Kalimat diatas memiliki dua buah klausa: I forgot my coat dan I got very cold. Untuk menghubungkannya, kita harus menggunakan sebuah Coonector. Kata Then (A), later (C), dan as a result (D) bukanlah Connector. Jadi jawaban terbaik adalah (B) karena so bisa menghubungkan kedua klausa tersebut dengan benar.

Sumber : http://www.toeflskill.com/2011/02/skill-5-coordinate-connector.html

Jumat, 06 Januari 2012

Banjir atau Genangan


Gambar ini menggambarkan pengelakan fauzi bowo terhadap kondisi jakarta ketika hujan. Ketika beliau berjanji untuk mengatasi masalah banjir di jakarta, dan ternyata jakarta masih terendam banjir maka tetap terlihat janjinya ditepati kondisi tersebut dikatakan hanya sebagai genangan air saja.

Walaupun begitu, rakyat tidak bisa dibohongi. Dengan tinggi "genangan" mulai setinggi betis sampai bisa merendam apakah masih layak disebut sebagai genangan. Masalah banjir di jakarta memang bukan masalah yang mudah untuk dipecahkan. Mulai dari kawasan hijau yang sedikit, terlalu banyaknya gedung tinggi serta minimnya saluran pembuangan air untuk kota sebesar jakarta.

Oleh karena itu, selayaknya para pemimpin dan pemangku jabatan jangan terlalu memberikan janji muluk kepada rakyat pada saat pemilihan. Sebab, jika kenyataannya lain dengan yang dijanjikan justru akan menjadi boomerang bagi dirinya sendiri.

Anggota DPR


Inilah salah satu potret dari kerja anggota DPR. Tak cuma memalukan tetapi juga memilukan dan menyakitkan hati. Entah lelah karena beban pekerjaan atau "pekerjaan" yang lain, para anggota dewan seharusnya sadar bahwa pada rapat penting DPR akan banyak media yang meliput dan berjuta pasang mata rakyat yang menonton.

Jika mereka tahu bahwa kondisi mereka tidak sanggup untuk menghadiri acara tersebut kenapa tidak hadir saja? Atau mereka malu ketahuan jika ternyata mereka absen pada rapat penting. Dengan segala alasan yang mereka punya, dengan fakta seperti ini bukankah mereka mencoreng martabat mereka sendiri dan membuat kepercayaan masyarakat berkurang.

Walaupun tidak semua anggota DPR seperti itu, tetap saja media hanya akan mengambil momen yang menurut mereka menarik dan akan menjadi topik pembicaraan yang hangat.